Menciptakan dan mengangkat masakan asli indonesia agar dikenal oleh masyarakat nasional dan internasional, juga meningkatkan ekonomi bangsa dan memberikan dampak yang positif bagi lingkungan di mana pun Pusat Nasi Bakar berada.
Menggunakan produk asli bangsa Indonesia, dari tenaga kerja sampai bahan baku makanan, dan menjaga kualitas dan pelayanan.
Berdiri untuk pertama kali pada tanggal 23 Juli 2007. Kemudian di tahun yang sama, membuka satu cabang lagi sehingga tercatat pada tahun 2007 dua outlet telah dibuka. Melihat animo masyarakat yang sudah lumayan mengenal, Pusat Nasi Bakar bergerak cepat sehingga pada akhir tahun 2008 tercatat empat outlet yang telah dibuka. Tahun 2009 sudah buka lagi di tiga tempat di Ibu Kota. Rencananya pada awal tahun 2010, Pusat Nasi Bakar sudah siap membuka satu tempat lagi.
Pusat Nasi Bakar telah membuka total sebelas gerai (outlet) sampai pada tahun 2013. Di masing-masing outlet memiliki kurang lebih tujuh karyawan. Harga makanannya pun sangat relatif, yaitu antara Rp 21.500 s/d Rp 30.000. Terdapat tujuh kenikmatan rasa nasi bakar istimewa yang ditawarkan oleh Pusat Nasi Bakar kepada pelanggan, yaitu nasi bakar telur, nasi bakar ayam, nasi bakar daging empal, nasi bakar daging rendang, nasi bakar cumi, nasi bakar udang, dan nasi bakar ikan tuna.